“Jangan sesekali meremehkan kemasan produk,” ujar Budwi Brontosantoso, Senior Manager Regulatory & Goverment Affairs PT Fonterra Brands Indonesia dalam seminar Bedah UKM Bulan Juni 2013: “Kemasan kreatif dan Unik Gandakan Keuntungan”.

Tidak hanya sampai di situ. Ada lagi tokoh terkemuka bernama Agung Eko Budiwaspada, Dosen Komunikasi Visual Periklanan dan Branding, Fakultas Seni Rupa Institute Teknologi Bandung. Dalam seminar lain, beliau menuturkan betapa pentingnya kemasan produk.

Selain mutu produk dan strategi marketing yang baik, kemasan juga menentukan sukses tidaknya sebuah produk di pasaran. Bayangkan saja. Satu kemasan yang menarik mampu menghipnotis calon konsumen di antara puluhan produk pilihan.

Jika dibandingkan dalam statistik, kemasan produk memilih peranan untuk menarik perhatian konsumen sebesar 1:10.

Anda bisa melihat betapa pentingnya kemasan produk. Tetapi dalam lapangan, justru kemasan produk banyak diabaikan. Para pelaku usaha kerapkali hanya fokus pada pemasaran. Mereka lupa bahkan tidak tahu ada faktor lain dalam menunjang laris tidaknya sebuah produk.

Untuk itu, Anda sangat beruntung sekali bisa membaca artikel ini. Karena Anda akan penulis ajak menyelami seluk beluk trik membuat kemasan yang baik. Bagaimana merencanakan dan menjadikannya alat perang dalam berbisnis. Penasaran? Let’s check this out…

Tahap Perencanaan Kemasan Produk yang Kreatif dan Menarik Perhatian Konsumen

1. Brainstorming ide


3 Langkah Membuat Kemasan Kreatif

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengumpulkan sebanyak mungkin ide di kepala. Tentang apa saja yang cocok diterapkan ke dalam kemasan produk. Langkah ini menuntut Anda super kreatif, peka terhadap lingkungan sekitar, dan inovatif.

Pencarian ide bisa dilakukan dengan cara: menerapkan prinsip “Science & Technology”, gagasan dari Budwi Brontosantoso. Prinsip ini memungkinkan Anda mencari segala hal yang berkaitan dengan sains dan teknologi, untuk diolah menjadi kemasan yang kreatif.

Ada lima kriteria dalam prinsip ini, yaitu atraktif, simpel, inovatif, praktis, dan berbeda. Anda tinggal masukkan segala ide Anda supaya menjadi kemasan yang atraktif, simpel, inovatif, praktis, dan berbeda. Tentu ini akan memudahkan Anda dalam mencari kemasan yang kreatif dan menarik.

2. Sederhana tetapi unik


3 Langkah Membuat Kemasan Kreatif


Sebisa mungkin Anda membuat kemasan produk menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat, tidak menimbulkan bahaya, dan juga aman dari segala jenis bahan kimia berbahaya. Unik di sini diartikan sebagai ciri khas pembeda antara produk Anda dengan kompetitor.

Kemasan produk yang sederhana tapi unik punya kriteria yang jarang diketahui orang. Biasanya, orang mengandalkan warna-warna mencolok, asal mencolok pasti menarik. Itu salah. Warna harus disesuaikan dengan karakteristik produk Anda. Jika produk Anda berupa kopi misalnya, cocoknya pakai kemasan berwarna soft dan dongker.

Kemudian selain warna, ada juga faktor lain yaitu bentuk. Supaya kemasan Anda unik, coba analogikan manfaat dari produk Anda sebagai bentuk kemasan Anda. Misalnya, produk Anda adalah kopi, buatlah kemasan dengan ikon wajah ceria dan mata berbinar.

3. Konsep Desain yang Profesional


3 Langkah Membuat Kemasan Kreatif


Tanpa perlu mengandalkan desainer terkemuka yang mematok harga cukup fantastis, asal Anda tahu dasar dalam mendesain, lebih baik dikerjakan sendiri. Intinya, desain yang baik dan profesional, serta menarik konsumen itu tidak sulit dibuat.

Konsepnya, sederhana. Anda bisa mencoba desain kemasan yang transparan. Konsep transparan ini sangat efektif diterapkan untuk produk yang tidak bertahan lama, misalnya buah-buahan. Anda bisa memperlihatkan buah di dalam kemasan yang transparan, supaya terlihat segar.

Itulah dasar-dasar kemasan produk yang kreatif dan menarik perhatian konsumen. Ingat kata Hj. Darningsih Rustiaji, pemilik Packaging House, menuturkan bahwa kemasan bisa meningkatkan nilai jual sebuah produk.

Jadi, kini saatnya Anda selangkah lebih maju dibanding kompetitor. Selamat berinovasi! (sumber: akapack.com)

Posting Komentar

 
Top